BONSTANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang berkolaborasi dengan PT Kaltim Methanol Industri (KMI) dan SMP Negeri 9 Bontang menggelar sosialisasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Sabtu (5/9). Kegiatan yang berlangsung di Arboretum PT KMI ini sekaligus mengenalkan strategi restorasi lahan kritis seluas 5,6 hektar di kawasan Taman Methanol.



Selain mendapatkan edukasi pencegahan bencana, para siswa SMPN 9 Bontang bersama manajemen PT KMI turun langsung melakukan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di area taman industri tersebut.
Kepala SMP Negeri 9 Bontang, Lilyn Indriyawati, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas keterlibatan para pesertadidik dalam kegiatan kelestarian lingkungan ini.
“Edukasi mengenai pencegahan Karhutla dan pelestarian lingkungan ini sangat penting bagi generasi muda. Harapan kita bersama, ke depannya tidak ada lagi kejadian kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kalimantan,” ujar Lilyn Indriyawati, M.Pd. dalam sambutannya.
Melalui program edukasi ekologi dan penanaman tanaman obat ini, diharapkan para siswa dapat membawa kesadaran menjaga lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka dari bahaya kebakaran hutan.



yang saya baca adalah edukasi mengenai pencegahan karhutla dan pelastrian lingkungan