BONTANG – Guna membekali siswa dengan pengetahuan yang utuh dan komprehensif menghadapi tantangan perkembangan remaja, Pusat Informasi dan Konseling Remaja Generasi Masa Kini (PIK-R GEMINI) SMPN 9 Bontang sukses menggelar kegiatan sosialisasi pada pukul 07.30 WITA di Lab IPA SMP Negeri 9 Bontang ) 07 November 2025.
Kegiatan bertema “Sosialisasi Pencegahan Dini dan Edukasi Komprehensif Terhadap Perilaku Menyimpang” ini diikuti oleh sebagian siswa terpilih yang diharapkan menjadi agen perubahan (duta sebaya) di lingkungan sekolah.






Pelaksanaan dan Susunan Acara
Acara dimulai tepat waktu dengan absensi dan sesi pembukaan. Siswi Fatimah dari kelas 9A bertindak sebagai pembawa acara. Sesi resmi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Abdillah Daeng Sibali, S.Ag.
Kepala Sekolah SMPN 9 Bontang, Ibu Lilyn Indriyawati, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran remaja dalam menjaga kesehatan mental dan fisik, serta pentingnya literasi tentang isu-isu sensitif. Setelah sesi sambutan, dilakukan sesi foto bersama sebelum memasuki acara inti.
Sesi Inti: Kesehatan Reproduksi dan Krisis Identitas Remaja
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dari Puskesmas Bontang Utara II dan Ibu Elsa yang membawakan materi:
1. Materi 1: Penyimpangan Orientasi Seksual dan Krisis Identitas (oleh Ibu Elsa)
Ibu Elsa memaparkan materi penting mengenai Penyimpangan Orientasi Seksual dan faktor-faktor penyebabnya, yang meliputi:
- Faktor Eksternal: Pengawasan dari orang tua yang kurang, pengaruh lingkungan atau teman sebaya, serta paparan media sosial dan teknologi.
- Faktor Internal: Masalah krisis identitas pada remaja.
Diskusi juga mencakup potensi dan dampak penyimpangan perilaku seksual serta Strategi Pencegahan Dini, termasuk peran aktif sekolah, masyarakat, dan keluarga. Sesi ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang antusias dari peserta.
2. Materi 2: Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Risiko (oleh Puskesmas Bontang Utara II)
Setelah sesi ice breaking yang mencairkan suasana, materi dilanjutkan oleh perwakilan dari Puskesmas Bontang Utara II yang fokus pada Kesehatan Reproduksi dengan bahasan mendalam, antara lain:
- Mengenal anatomi reproduksi pria dan wanita, serta ciri-ciri pubertas (primer dan sekunder).
- Edukasi tentang siklus menstruasi, cara menjaga kebersihan alat kelamin, dan tanda-tanda kehamilan.
- Pencegahan risiko: Pentingnya menjaga diri dengan slogan “Tubuhmu adalah Milikku” untuk mencegah pelecehan seksual, serta bahaya seks pranikah.
- Fakta mengkhawatirkan: Disebutkan bahwa Indonesia berada di urutan ke-37 dunia untuk persentase pernikahan dini, di mana 140 juta remaja menikah dalam 10 tahun terakhir dengan alasan kehamilan.
- Informasi mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti Kanker Serviks dan HIV/AIDS, serta edukasi mengenai LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender).


Penutup dan Kesetaraan Gender
Kegiatan ditutup dengan pembahasan singkat mengenai Kesetaraan Gender sebagai materi ketiga, diikuti dengan sesi tanya jawab penutup. Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bekal kuat bagi para siswa untuk membuat keputusan yang sehat, bertanggung jawab, dan menghindari perilaku berisiko di masa depan.