BONTANG — Kemeriahan pentas seni di SMP Negeri 9 Bontang pada Jumat (25/9/2026) resmi ditutup dengan penampilan yang sangat menguras emosi. Kelas 9A dipercaya menjadi penampilan penutup (closing performance) dengan membawakan drama kolosal berlatar sejarah bertema Bandung Lautan Api.



Drama ini menggambarkan kisah tragis sekaligus heroic ketika rakyat dan pejuang di Bandung memilih untuk membakar rumah serta kota mereka sendiri pada Maret 1946. Langkah taktik tersebut diambil demi mencegah tentara Sekutu dan Sekutu-Belanda (NICA) memanfaatkan bangunan serta fasilitas di Bandung sebagai markas strategis militer mereka setelah kemerdekaan Indonesia.
Suasana panggung berubah menjadi haru dan dramatis saat para siswa Kelas 9A memperagakan detik-detik kobaran api mulai merambat dan menghanguskan pemukiman warga. Efek tata pencahayaan bernuansa merah-jingga yang dipadukan dengan iringan musik mendayu dan efek asap buatan berhasil menggambarkan kekacauan, kepulan asap, serta duka warga yang harus merelakan rumah tinggal mereka terbakar demi mempertahankan martabat bangsa.
Ketotalan akting para siswa saat memerankan warga yang saling menyelamatkan diri di tengah kobaran api membuat banyak penonton, baik siswa maupun dewan guru, terhanyut dalam suasana tegang dan haru.
Puncak pementasan ditutup dengan pendaratannya pesan moral tentang pengorbanan jiwa dan harta benda demi kemerdekaan Indonesia, yang langsung disambut tepuk tangan meriah (standing ovation) dari seluruh warga sekolah yang hadir.


“Penampilan penutup dari Kelas 9A ini menjadi penutup rangkaian acara yang sangat sempurna. Mereka berhasil memperlihatkan sisi humanis dan pengorbanan besar rakyat Bandung secara apik dan menyentuh,” ungkap salah seorang guru SMPN 9 Bontang usai acara berakhir.
Pementasan drama Bandung Lautan Api oleh Kelas 9A ini sekaligus menjadi penutup yang mengesan bagi seluruh rangkaian ajang kreasi dan seni siswa di SMPN 9 Bontang tahun 2026.
wawww gonggg banget