BONTANG – Kemah pengukuhan Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 9 Bontang yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) berjalan sukses, meriah, dan penuh kejutan. Kegiatan ini diikuti oleh belasan siswa calon anggota baru yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sejak pagi hingga sore hari.
Pengukuhan kali ini dirancang khusus untuk menggembleng fisik dan mental para siswa.



Namun, ketegangan acara mendadak pecah menjelang sesi akhir. Panitia sengaja menyusun skenario prank pengumuman hasil seleksi. Beberapa calon anggota dipanggil satu per satu dan diumumkan “tidak lolos” akibat evaluasi nilai mental yang pura-pura dibuat rendah. Suasana sempat berubah haru dan tegang, bahkan beberapa siswa tak mampu menahan air mata kesedihan.
Tak berselang lama, panitia membongkar kejahilan tersebut sambil membentangkan spanduk ucapan selamat. Tangis sedih para siswa seketika berubah menjadi gelak tawa dan sorak gembira saat menyadari mereka semua dinyatakan lulus seleksi 100%.
Sebagai puncak tradisi pelantikan, seluruh anggota baru PMR SMPN 9 Bontang menjalani prosesi penyiraman air bunga. Siraman air bunga ini menjadi simbol pembersihan diri, kebersamaan, serta resminya mereka mengemban amanah kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Dengan suksesnya pengukuhan ini, para anggota baru PMR SMPN 9 Bontang diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai Tri Bakti PMR di sekolah maupun masyarakat sekitar.


