SMPN 9 Bontang Utara Gelar Upacara Bendera Hari Senin dengan Khidmat
Bontang Utara, 19 Oktober 2026 — SMP Negeri 9 Bontang Utara melaksanakan upacara bendera mingguan yang berlangsung khidmat dan tertib di lapangan sekolah pada Senin pagi (19/10/2026). Upacara ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf tata usaha sekolah.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Nika Wulandari, S.Pd., memimpin jalannya upacara dengan pesan-pesan moral dan penegakan kedisiplinan. Sementara itu, posisi Master of Ceremony (MC) dibawakan oleh Adeva, dan Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Abdillah.



Pelaksanaan upacara berjalan lancar berkat kesiapan seluruh petugas. Barisan siswa diatur oleh masing-masing pemimpin peleton, yaitu Rejak (pemimpin kelas 7), Bisma (pemimpin kelas 8), dan Hafiz (pemimpin kelas 9). Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilaksanakan dengan presisi oleh tim pengibar bendera yang terdiri dari Dina, Arkan, dan Lidia.
Rangkaian pembacaan teks dan janji siswa disampaikan oleh para petugas terpilih:
- Pembaca Teks Pancasila: Ega
- Pembaca Pembukaan UUD 1945: Nina
- Pembaca Visi dan Misi SMPN 9: Aqeela
- Pembaca Ikrar Pelajar: Qisty
Dalam amanatnya, Nika Wulandari, S.Pd. menyampaikan empat poin penting kepada seluruh peserta upacara:



- Apresiasi Pemilihan Ketua OSIS: Beliau mengucapkan selamat kepada Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 yang telah resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 9 Bontang Utara Periode 2026/2027.
- Apresiasi Petugas Upacara: Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas upacara dari kelas 7C yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab.
- Penegakan Ketertiban dan Peraturan Sekolah: Beliau menegaskan kembali pentingnya menjaga ketertiban serta mematuhi seluruh peraturan sekolah demi terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.
- Pelaksanaan Salat Dzuhur Berjamaah: Beliau menekankan kewajiban pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah di sekolah yang wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi dari kelas 7, 8, hingga kelas 9.
Upacara bendera diakhiri dengan pembacaan doa dan penghormatan umum sebelum seluruh siswa dibubarkan untuk kembali melanjutkan kegiatan belajar mengajar di kelas masing-masing.