Selamat Datang diweb Smp Negeri 9 Bontang, dengan Motto AKRAB "Aktif Kreatif Religius Antusias Berbudaya
  • Home
  • Profil
    • Profil Sekolah
    • Daftar Guru dan Staf Sekolah
    • Sarana dan Prasarana
  • Kurikulum
  • Ekstrakurikuler
    • Paskib
    • Pramuka
  • Alumni
  • Osis
  • Layanan Sekolah
SMP Negeri 9 Bontang
  • Home
  • Profil
    • Profil Sekolah
    • Daftar Guru dan Staf Sekolah
    • Sarana dan Prasarana
  • Kurikulum
  • Ekstrakurikuler
    • Paskib
    • Pramuka
  • Alumni
  • Osis
  • Layanan Sekolah
No Result
View All Result
SMP Negeri 9 Bontang
No Result
View All Result
Home Berita

Pentingnya Edukasi Reproduksi, SMP Negeri 9 Bontang Bekali Siswa dengan Pengetahuan Kesehatan Diri

agus by agus
4 Desember 2025
in Berita
0
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bontang, 04 Desember 2025 – SMP Negeri 9 Bontang menunjukkan komitmennya dalam membekali siswa dengan pengetahuan kesehatan yang krusial melalui kegiatan edukasi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Acara yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini memisahkan peserta laki-laki dan perempuan untuk memastikan penyampaian materi yang lebih terfokus dan nyaman.

Related Posts

Kelas VII Pukau Sekolah Lewat Mini Teater “Jumat Literasi”, Kisah Luh Tan Eling Berhasil Raih Apresiasi Tertinggi

Kunjungan Spesial SMK Nusantara Mandiri ke SMPN 9 Bontang, Kenalkan Jurusan Unik Bersama Alumni SPANSEL

Mengasah Jiwa Kepemimpinan dan Kreativitas, LDKS Hari Ke-2 Penuh Tantangan di Lab IPA

Hari Pertama LDKS SMPN 9 Bontang: Calon Pengurus OSIS Dibekali Nilai Integritas dan Kepemimpinan

Kegiatan berlangsung di dua lokasi terpisah: Laboratorium IPA dikhususkan bagi siswi (perempuan), sementara Perpustakaan menjadi tempat berkumpulnya siswa (laki-laki). Seluruh sesi dibawakan oleh narasumber ahli, Elsa Asri, A.Md.K.P.

Fokus Materi untuk Siswi (Perempuan)

Ibu Elsa Asri, A.Md.K.P., mengawali sesi dengan memaparkan secara rinci mengenai Ciri-ciri Pubertas Wanita, meliputi:

  • Munculnya jerawat pada wajah.
  • Perkembangan fisik seperti payudara membesar dan pinggul melebar.
  • Pertumbuhan bulu tipis di sekitar ketiak.
  • Perubahan emosi yang menjadi lebih sensitif atau tidak stabil.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai Menstruasi, di mana dijelaskan bahwa:

  • Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina akibat luruhnya dinding rahim.
  • Proses ini umumnya terjadi sebulan sekali dan dipengaruhi oleh hormon.
  • Darah menstruasi biasanya berlangsung selama 7 hari dengan siklus antara 21 hingga 35 hari.
  • Pentingnya minum obat tambah darah untuk mencegah risiko anemia selama menstruasi.

Narasumber juga menekankan pentingnya asupan nutrisi, khususnya makanan yang tinggi zat besi, seperti daging, hati ayam, kacang-kacangan, dan sayuran hijau, sebagai upaya pencegahan anemia.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri dan Dampak Perilaku Berisiko

Selain materi pubertas dan menstruasi, Ibu Elsa Asri juga memberikan panduan praktis mengenai Cara Menjaga Alat Kelamin yang benar, yaitu:

  • Membilas dengan air bersih yang mengalir.
  • Mengganti celana dalam segera ketika sudah basah.
  • Mengeringkan area vagina dengan kain bersih setelah buang air.

Sesi ditutup dengan pemaparan tentang Akibat dari Tidak Menjaga Diri atau melakukan perilaku seksual berisiko, termasuk:

  • Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD).
  • Penyakit Menular Seksual (PMS).
  • Tindakan aborsi yang berbahaya.
  • Dampak sosial seperti putus sekolah.
  • Berbagai dampak kejiwaan dan risiko kesehatan akibat kehamilan di usia muda.

Upaya Pencegahan dan Data Faktual

Sebagai penutup, ditekankan pula Upaya Pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja, yaitu dengan:

  1. Memperkuat Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Fokus pada Tugas dan Sekolah sebagai prioritas utama.
  3. Memanfaatkan waktu dengan hal-hal positif dan produktif.

Data mencengangkan turut disampaikan oleh narasumber: Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 140 juta remaja di dunia terpaksa menikah dini, sebagian besar dengan alasan kehamilan. Indonesia sendiri menduduki peringkat ke-37 dalam kasus tekanan sosial dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang seringkali menjadi dampak lanjutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa dan siswi SMP Negeri 9 Bontang agar mereka mampu menjaga kesehatan reproduksi, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, dan mencapai potensi diri secara maksimal.

agus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Populer

  • PPDB SMP TAHUN 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Upacara Memperingati HUT RI ke-78

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda Asah Kreatifitas Peserta Didik SMPN 9 Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebersamaan Warga SPANSEL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebyar Prestasi Awal November SMPN 9 Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2023. SMPN 9 Bontang.
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang – Kaltim

  • Home
  • Profil
  • Kurikulum
  • Ekstrakurikuler
  • Alumni
  • Osis
  • Layanan Sekolah
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Profil Sekolah
    • Daftar Guru dan Staf Sekolah
    • Sarana dan Prasarana
  • Kurikulum
  • Ekstrakurikuler
    • Paskib
    • Pramuka
  • Alumni
  • Osis
  • Layanan Sekolah

© 2023. SMPN 9 Bontang.
Developed by Vision Web Development, Bontang – Kaltim