BONTANG – Kamis, 26 Februari 2026 Rangkaian Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 9 di SMPN 9 Bontang resmi dimulai pada hari ini, Kamis (26/2). Pada pelaksanaan hari pertama, kegiatan difokuskan untuk siswa kelas 9A dan 9B. Menariknya, simulasi kali ini tidak hanya sekadar menguji kemampuan kognitif siswa di atas kertas, tetapi juga melibatkan kegiatan observasi lapangan berupa survei lingkungan sekolah.



Kegiatan simulasi TKA ini bertujuan utama untuk mengukur kesiapan akademis siswa serta melatih mental mereka menjelang ujian akhir yang sesungguhnya. Namun, pihak SMPN 9 Bontang memberikan sentuhan inovatif dengan menugaskan para siswa untuk turun langsung ke lapangan setelah ujian selesai.
Para siswa diarahkan untuk melakukan survei lingkungan di sekitar area sekolah. Survei ini mencakup pengumpulan data terkait kebersihan lingkungan, kondisi fasilitas pengelolaan sampah, hingga status penghijauan di area sekolah.
Pendekatan ini dirancang agar siswa tidak hanya tajam secara intelektual dalam menjawab soal akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, kepekaan sosial, serta kemampuan observasi yang baik terhadap lingkungan sekitarnya. Siswa kelas 9A dan 9B terlihat sangat antusias menjalankan kedua agenda ini. Mereka berdiskusi aktif dalam kelompok dan mencatat secara saksama hasil temuan mereka di lapangan.



Rangkaian kegiatan edukatif ini masih akan terus berlanjut. Rencananya, estafet simulasi TKA dan survei lingkungan ini akan diteruskan oleh siswa kelas 9C pada esok hari, Jumat (27/2). Para siswa kelas 9C diimbau untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik untuk penguasaan materi ujian maupun persiapan observasi lapangan, agar kegiatan esok hari dapat berjalan selancar hari ini.
Dengan adanya simulasi terintegrasi ini, pihak sekolah berharap para siswa kelas 9 SMPN 9 Bontang dapat lulus dengan nilai akademik yang memuaskan sekaligus tumbuh menjadi generasi pelopor yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
dengan adanya kegiatan simulasi tka bertujuan untuk mengukur kesiapan akademis siswa dan para siswa diarahkan untuk melakukan survei terkait kebersihan lingkungan sekolah dan fasilitas sekolah