BONTANG – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day, seluruh warga SMP Negeri 9 Bontang menggelar aksi bersih-bersih lingkungan pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan di lapangan sekolah sebelum para siswa bergerak menyisir sampah di area internal sekolah maupun wilayah sekitarnya, seperti kawasan Guntung.
Mobilisasi siswa dilakukan secara tertib dan berurutan. Rombongan pertama yang keluar lapangan adalah kelas 9D, kemudian disusul berturut-turut oleh kelas 9C, 9B, dan 9A. Setelah jenjang kelas 9 bergerak, aksi dilanjutkan oleh kelas 8C, 8B, 8A, hingga seluruh rombongan belajar kelas 8 dan kelas 7 ikut bergabung.



Saat keluar dari area sekolah, siswa kelas 9D langsung bergerak cepat mengutip sampah plastik di sekitar area sekolah. Sementara itu, seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 menyisir jalanan serta parit di luar sekolah untuk memungut sampah yang berserakan. Secara khusus, tim parit yang telah ditunjuk bergegas melepaskan diri ke lokasi fokus untuk membersihkan parit sekolah guna memastikan aliran air bebas dari selumbung sampah.
Setelah penyisiran di area sekolah dan wilayah Guntung selesai, seluruh siswa kembali ke sekolah untuk melakukan penimbangan hasil pungutan sampah. Proses penimbangan ini dikelola langsung oleh Tim GG.



Berdasarkan pencatatan Tim GG, berikut adalah rincian bobot sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan (dalam kilogram):
1. Sampah Anorganik Lingkungan Sekolah
- Kelas 7A: 0,275 kg
- Kelas 7B: 0,185 kg
- Kelas 7C: 0,650 kg
- Kelas 8A: 0,455 kg
- Kelas 9B: 0,160 kg
- Kelas 9C: 0,160 kg
2. Sampah Anorganik Lingkungan Guntung
- Kelas 7A: 10,360 kg
- Kelas 7B: 2,675 kg
- Kelas 8B: 3,795 kg
- Kelas 8C: 2,910 kg
- Kelas 9A: 2,665 kg
- Kelas 9B: 1,120 kg
- Kelas 9C: 0,465 kg
- Kelas 9D: 1,215 kg
Aksi gotong royong ini tidak hanya berhasil menekan jumlah sampah plastik di kawasan Guntung dan SMPN 9 Bontang, tetapi juga menumbuhkan kepedulian lingkungan yang kuat di kalangan para siswa.