BONTANG – Suasana Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bontang mendadak riuh dan penuh warna pada Sabtu (15/8/2026). Memasuki hari ketiga gelaran tahunan Festival Literasi Kota Bontang 2026, antusiasme masyarakat—mulai dari pelajar, orang tua, hingga penggiat literasi—tampak semakin memuncak sejak pagi hari.



Agenda hari ketiga ini dikemas secara apik dengan memadukan seni pertunjukan dan penguatan minat baca. Dua agenda utama yang sukses mencuri perhatian pengunjung adalah penampilan tari tradisional serta lomba bertutur cerita (storytelling).
Panggung Literasi yang Hidup dan Berwarna
Acara dibuka dengan penampilan memukau dari sanggar seni lokal yang membawakan tarian tradisional khas Kaltim. Gerakan gemulai para penari dan alunan musik etnik yang khas berhasil menyedot perhatian ratusan penonton yang memadati area panggung utama Perpusda Bontang.
Penampilan tari ini bukan sekadar hiburan pembuka, melainkan lambang bahwa literasi dan pelestarian budaya lokal bergerak berdampingan secara harmonis.
“Literasi tidak terbatas pada buku dan tulisan saja. Seni tari dan pertunjukan cerita adalah bentuk komunikasi budaya yang sangat efektif untuk mengenalkan identitas kita kepada generasi muda,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang dalam sambutannya.
Pesona Bertutur Cerita: Menghidupkan Dongeng Nusantara
Tak kalah menyedot perhatian, panggung Bertutur Cerita menjadi magnet utama bagi anak-anak dan pelajar. Para peserta tampil penuh percaya diri dengan kostum yang unik dan ekspresi yang menghayati.
Dengan gaya bercerita yang interaktif, bernada humoris, dan penuh penjiwaan, mereka berhasil membawa penonton masuk ke dalam kisah-kisah legenda Nusantara dan cerita rakyat Kalimantan Timur. Tepuk tangan riuh berkali-kali membahana ketika para penutur muda ini memainkan mimik muka dan variasi suara yang mengocok perut sekaligus menginspirasi.
Rangkaian Kegiatan Hari Ke-3
Selain dua pertunjukan utama tersebut, pengunjung Festival Literasi hari ketiga juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas dan stan menarik:



| Arena / Stan | Kegiatan Utama |
| Panggung Utama | Pertunjukan Tari Tradisional & Lomba Bertutur Cerita |
| Bazaar Buku Murah | Diskon ratusan penerbit & pameran buku karya penulis lokal Bontang |
| Pojok Kreatif | Workshop mewarnai & pembuatan kerajinan tangan untuk anak |
| Layanan Keliling | Pendaftaran kartu anggota perpustakaan digital secara instan |
Menutup Pekan Akhir dengan Semangat Literasi
Kemeriahan di hari Sabtu ini membuktikan bahwa perpustakaan bukan lagi tempat yang kaku atau membosankan, melainkan ruang publik yang inklusif, kreatif, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat Bontang.