BONTANG, 13 Juli 2026 – Memasuki hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMP Negeri 9 Bontang menggelar sosialisasi kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas setempat pada Senin (13/7). Mengangkat materi bertajuk “Tubuh Sehat, Pikiran Hebat, Mulai Gaya Hidup Bersih di Sekolah Baru”, kegiatan ini bertujuan membekali para siswa baru dengan kebiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Hadir sebagai pemateri, dr. Jihan dari Puskesmas, menjelaskan bahwa PHBS merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas kesadaran sendiri untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
6 Langkah Menerapkan PHBS di Sekolah
Dalam pemaparannya, dr. Jihan menekankan 6 contoh penerapan PHBS utama yang wajib dibiasakan oleh seluruh putra-putri siswa SMPN 9 Bontang di lingkungan sekolah baru mereka:
- Rutin Mencuci Tangan: Menjaga kebersihan tangan dengan sabun dan air mengalir.
- Membuang Sampah pada Tempatnya: Menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah.
- Penggunaan Jamban Bersih: Menggunakan dan merawat fasilitas toilet sekolah dengan baik.
- Membawa Bekal Sehat: Mengonsumsi makanan bergizi dari rumah untuk menjaga stamina belajar.
- Berolahraga Teratur: Memanfaatkan waktu istirahat atau jam olahraga untuk bergerak aktif.
- Tidak Merokok: Menjaga lingkungan sekolah tetap bebas dari asap rokok.
Panduan Penting: Cuci Tangan dan Konsumsi Jajanan Sehat
dr. Jihan juga menyoroti pentingnya momen-momen krusial untuk mencuci tangan. Siswa diimbau wajib mencuci tangan pada 4 waktu utama:
- Setelah batuk atau bersin.
- Sebelum dan sesudah makan.
- Setelah dari toilet atau kamar mandi.
- Setelah beraktivitas di luar ruangan.
Selain membawa bekal, para siswa juga diselutkan edukasi mengenai cara memilih jajanan di kantin sekolah.
“Anak-anak harus pandai memilih jajanan sehat. Pastikan makanan yang dibeli dalam kondisi bersih, tertutup, bergizi, dan tentu saja tidak kadaluwarsa,” tegas dr. Jihan di hadapan para siswa baru.
Pengelolaan Sampah yang Benar
Guna mendukung lingkungan sekolah yang asri, para siswa diajarkan untuk memilah sampah saat membuangnya. Edukasi pemisahan sampah dibagi menjadi tiga kategori utama:
- Sampah Organik: Sisa makanan, daun, dan bahan alami mudah terurai.
- Sampah Anorganik: Plastik, botol kemasan, dan kertas.
- Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun): Baterai bekas atau sampah kimia ringan (jika tempat penampungannya tersedia).
Melalui sosialisasi PHBS ini, SMP Negeri 9 Bontang berharap seluruh siswa baru dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini demi mendukung proses belajar yang optimal dan menyenangkan.



