BONTANG – Pemandangan berbeda terlihat di halaman SMP Negeri 9 Bontang Utara pada Senin pagi. Memasuki Hari Pertama Masuk Sekolah (HPMS) tahun ajaran baru, suasana sekolah tampak lebih ramai dari biasanya. Menariknya, tidak hanya didominasi oleh ibu-ibu, momentum ini juga diramaikan oleh puluhan sosok ayah yang meluangkan waktu khusus untuk mengantarkan putra-putri mereka memulai babak baru di bangku sekolah menengah pertama.
Sejak pukul 06.30 WITA, gerbang sekolah yang terletak di kawasan Bontang Utara ini sudah dipadati kendaraan. Para ayah tampak mendampingi anak-anak mereka yang mengenakan seragam putih-biru gres. Ada yang sibuk merapikan kerah baju sang anak, memberikan pelukan hangat, hingga memberikan bisikan motivasi sebelum si anak melangkah masuk ke halaman sekolah.
Bentuk Dukungan Emosional bagi Anak
Bagi sebagian orang tua, mengantar anak di hari pertama sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah kewajiban moral. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh sekaligus jaminan rasa aman bagi anak saat melangkah ke lingkungan yang baru.
“Ini transisi dari SD ke SMP, mental anak pasti beda. Saya ingin dia tahu bahwa ayahnya selalu ada untuk mendukungnya. Lagipula, momen seperti ini tidak akan terulang dua kali,” ujar Lukman sembari tersenyum.
Hal senada juga diungkapkan oleh pihak sekolah. Kepala SMPN 9 Bontang Utara menyambut baik antusiasme para orang tua, khususnya para ayah, yang ikut ambil bagian dalam mengawal hari pertama sekolah anak.
Sinergi Orang Tua dan Sekolah
Pihak sekolah menilai kehadiran para ayah di hari pertama ini memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi rasa percaya diri siswa baru.
Berikut adalah beberapa poin penting mengapa keterlibatan ayah di hari pertama sekolah sangat diapresiasi:
- Meningkatkan Rasa Aman: Kehadiran figur ayah memberikan rasa aman bagi anak saat memasuki lingkungan dan adaptasi yang baru.
- Membangun Kedekatan (Bonding): Di tengah kesibukan bekerja, momen ini menjadi ruang berkualitas antara ayah dan anak.
- Sinergi Pendidikan: Menunjukkan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas ibu atau pihak sekolah saja.
Setelah diperkenalkan dengan wali kelas dan lingkungan sekolah melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para siswa baru diarahkan menuju aula. Sementara itu, para ayah perlahan meninggalkan sekolah dengan raut wajah bangga, melepas anak-anak mereka untuk menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi.




amelmel99356@gmail.com